Sunday, February 26, 2017

PROPOSAL BISNIS - FRANCHISE KLINIK




Belakangan, makin maraknya bisnis waralaba atau franchise yang menjamur di Indonesia tidak terkecuali di kota-kota kecil dalam yang merambah dalam segala aspek baik itu kuliner, fashion maupun property. Lalu dimana tempat bagi rekan-rekan yang bekerja dalam bidang kesehatan? 
Akan muncul masalah etik mungkinkah kesehatan dapat menjadi ladang 'bisnis franchise'?
Tentunya hal ini ada jawaban yang paling bijak! BISA! SEMUA TERGANTUNG KOMPOSISI! 
Apa maksudnya? Maksudnya dalam menjalankan bisnis ini yang kita fokuskan sebagai obyek bisnis BUKANlah SUBYEK MANUSIA atau SISTEM PELAYANAN akan tetapi lebih pada kerjasama mitra kepemilikan klinik. Bingung? Maka dari itu, postingan pertama dari Blogg saya kali ini  setelah lama vakum akan saya paparkan tentang  salah satu bentuk proposal bisnis kemitraan franchise klinik, yang mungkin bermanfaat bagi anda sekalian. 




BAB I
PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG
Kesehatan merupakan masalah utama yang perlu menjadi pokok perhatian dalam sepuluh tahun terakhir ini. Masalah kesehatan tidak hanya menjadi milik kalangan menengah ke bawah melainkan sudah menjadi masalah umum yang juga dialami semua pihak termasuk kalangan menengah ke atas. Fenomena tersebut menjadi landasan semakin banyak bermunculan bisnis kesehatan termasuk bisnis dalam pendirian klinik maupun rumah sakit. Banyak orang berlomba-lomba untuk membangun klinik rawat inap maupun klinik umum baik yang mempunyai latar belakang kesehatan maupun masyarakat umum dengan harapan mampu mengelola manajemen klinik dengan mendapatkan keuntungan bulanan dari jasa pelayanan kesehatan.
Pada kenyataannya dalam mendirikan dan mengelola sebuah klinik kesehatan tidak mudah seperti yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Semakin banyak aturan-aturan yang harus dipenuhi dan kode etik profesi yang harus tetap dipatuhi oleh para anggotanya agar tidak menggunakan layanan kesehatan sebagai usaha untuk mengeruk keuntungan dari kliennya.
Berdasarkan fenomena tersebut, maka kami menawarkan sebuah konsep bisnis dalam bentuk mitra klinik Hal dengan sistem manajemen pengelolaan klinik mandiri yang melibatkan sumber daya manusia yang profesional di masing-masing bidang keahliannya. Dengan motto TIDAK ADA PENGOBATAN TANPA DIAGNOSIS, TIDAK ADA DIAGNOSIS TANPA PEMERIKSAAN akan menjamin setiap pasien yang datang ke klinik mendapat manfaat yang maksimum, pelayanan yang aman dan sesuai dengan standar profesi medis namun sangat efisien. Kemitraan klinik juga nantiny akan dilengkapi sistem online “StatusMedis” yang canggih, yang memungkinkan pasien mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat serta aman. Sistem ini juga memungkinkan pengelolaan kesehatan menjadi terkontrol sehingga efisien.
Agar semakin banyaknya masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan maka kami membuka kesempatan bekerjasama dan bersinergi melalui kemitraan klinik ini. Dimana mitra menyediakan sarana tempat sesuai standar pelayanan kesehatan dan kami akan menyediakan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

B.       TUJUAN
1.      Memberikan kepuasan bagi penerima jasa pelayanan kesehatan.
2.      Memberikan keuntungan investasi jangka panjang bagi mitra klinik
3.      Menyediakan standar fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


BAB II
PEMBAHASAN

A.      TINJAUAN TEORI
Klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis datar dan/atau spesialistik (Permenkes No. 09 Tahun 2014). Menurut peraturan menteri kesehatan, berdsarkan jenis pelayanannya klinik dibagi menjadi klinik pratama dan klinik utama.
1.    Klinik Pratama merupakan klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar yang dilayani oleh dokter umum dan dipimpin oleh seorang dokter umum. Berdasarkan perijinannya klinik ini dapat dimiliki oleh badan usaha ataupun perorangan.
2.    Klinik Utama merupakan klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik. Spesialistik berarti mengkhususkan pelayanan pada satu bidang tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ atau jenis penyakit tertentu. Klinik ini dipimpin oleh seorang dokter spesialis atau dokter gigi spesialis. Berdasarkan perijinannya klinik ini hanya dapat dimiliki oleh badan usaha berupa CV ataupun PT.

B.       SYARAT PENDIRIAN KLINIK
1.    Lokasi
Lokasi Klinik harus memenuhi ketentuan mengenai persyaratan kesehatan lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
2.    Bangunan
a.    Bangunan klinik harus bersifat permanen dan tidak bergabung fisik bangunannya dengan tempat tinggal perorangan.
b.    Bangunan klinik harus memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan dan kemudahan dalam pemberian pelayanan serta perlindungan keselamatan dan kesehatan bagi semua orang termasuk penyandang cacat, anak-anak dan orang usia lanjut.
c.    Bangunan klinik paling sedikit terdiri atas :
i.           Ruang pendaftaran dan ruang tunggu
ii.         Ruang konsultasi
iii.       Ruang administrasi
iv.       Ruang obat (khusus klinik dengan melaksanakan pelayanan farmasi)
v.         Ruang tindakan
vi.       Ruang pojok ASI
vii.     Kamar Mandi
viii.   Ruang lain sesuai kebutuhan karyawan
d.   Persyaratan Yang Wajib Dipenuhi Untuk Klinik Rawat Inap :
i.           Ruang rawat inap yang memenuhi persyaratan
ii.         Ruang farmasi
iii.       Ruang laboratorium
iv.       Ruang dapur
v.         Ruang rawat inap paling sedikit dengan 5 tempat tidur dan palig banyak dengan 10 tempat tidur.
3.    Prasarana
Prasarana klinik meliputi :
a.    Instalasi sanitasi
b.    Instalasi listrik
c.    Pencegahan dan penanggulangan kebakaran
d.   Ambulans ( Khusus Untuk Klinik Yang Menyelenggarakan Rawat Inap )
e.    Sistem gas medis
f.     Sistem tata udara
g.    Sistem pencahayaan
h.    Prasarana Lain Sesuai Kebutuhan
4.    Ketenagaan
a.    Penanggungjawab Klinik adalah seorang tenaga medis
b.    Penanggungjawab teknis klinik harus memiliki Surat Izin Praktik (SIP) dan dapat merangkap sebagai pemberi pelayanan.
c.    Tenaga medis pada klinik pratama yang memberikan pelayanan kedokteran paling sedikit terdiri dari 2 orang dokter umum dan atau dokter gigi.
d.   Tenaga medis pada klinik utama yang memberikan pelayanan kedokteran paling sedikit terdiri dari 1 orang dokter spesialis dan 1 orang dokter sebagai pemberi pelayanan.
e.    Setiap tenaga medis yang berpraktik di klinik harus mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) sesuai ketentuan perundang-undangan.
f.     Setiap tenaga kesehatan lain yang bekerja di klinik harus mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Kerja (SIK) atau Surat Izin Praktek (SIP) sesuai peraturan perundang-undangan.
5.    Peralatan
a.    Klinik harus dilengkapi dengan peralatan medis dan non medis yang memadai sesuai dengan jenis pelayanan yang diberikan.
b.    Peralatan medis yang digunakan di klinik harus diuji dan dikalibrasi secara berkala oleh institusi pengujian fasilitas kesehatan yang berwenang.
c.    Penggunaan peralatan medis di klinik harus dilakukan berdasarkan indikasi medis.
6.    Kefarmasian
a.    Klinik rawat jalan tidak wajib melaksanakan pelayanan farmasi
b.    Klinik rawat inap wajib memiliki instalasi farmasi yang diselenggarakan apoteker.
7.    Laboratorium
a.    Klinik rawat inap wajib menyelenggarakan pengelolaan pelayanan laboratorium klinik.
b.    Klinik rawat jalan dapat menyelenggarakan pengelolaan pelayanan laboratorium klinik.
8.    Perizinan
Setiap penyelenggaraan klinik wajib memiliki izin mendirikan dan izin operasional


BAB III
KONSEP BISNIS

A.      Sistem Klinik
1.      Paket
a.    Tipe A
Harga Klinik                       : Rp 300.000,00
Spesifikasi                           : KLINIK buka 12 jam dengan 2 praktek dokter (2 shift)
Harga tersebut berupa biaya set up fee, investasi medik, mini laboratorium, perizinan dan tidak termasuk mebeler, computer, renovasi/interior dan sarana penunjang promosi.
Fasilitas                               :
                                       i.     Ruang tunggu
                                     ii.     Ruang administrasi
                                   iii.     Ruang dokter (ruang periksa)
                                   iv.     Ruang obat (etalase untuk penjualan)
SDM                                   :
                                       i.     2 dokter
                                     ii.     1 laboran
                                   iii.     2 asisten apoteker
                                   iv.     2 tenaga administrasi
                                     v.     1 umum
Ruangan dan Prasarana      :
                                       i.     Minimal 90 m terdiri dari ruang tungga/pendaftaran, ruang periksa, ruang laboratorium, ruang farmasi, dan toilet.
                                     ii.     AC
                                   iii.     Wastafel
                                   iv.     Komputer dan jaringan internet
Mebeler :
                                       i.          1 meja dokter
                                     ii.          1 bed periksa
                                   iii.          1 lemari obat
                                   iv.          1 meja frontliner/admin
                                     v.          Kursi tunggu untuk 10 orang
                                   vi.          1 lemari arsip

b.    Tipe B
Harga Klinik                       : Rp 210.000,00
Spesifikasi                           : KLINIK buka 12 jam dengan 2 praktek dokter (2 shift)
Harga tersebut berupa biaya set up fee, investasi medik, mini laboratorium, perizinan dan tidak termasuk mebeler, computer, renovasi/interior dan sarana penunjang promosi.
Fasilitas                               :
                                       i.     Ruang unggu
                                     ii.     ruang administrasi,
                                   iii.     ruang dokter (ruang periksa)
                                   iv.     ruang obat (etalase untuk penjualan)
SDM                                   :
                                         i.            2 dokter
                                       ii.            2 asisten apoteker
                                     iii.            2 tenaga administrasi
                                     iv.            1 umum
Ruangan dan Prasarana      :
                                       i.     Minimal 60 m terdiri dari ruang tungga/pendaftaran, ruang periksa, ruang laboratorium, ruang farmasi, dan toilet.
                                     ii.     AC
                                   iii.     Wastafel
                                   iv.     Komputer dan jaringan internet
Mebeler                               :
                                       i.     1 meja dokter
                                     ii.     1 bed periksa
                                   iii.     1 lemari obat
                                   iv.     1 meja frontliner/admin
                                     v.     Kursi tunggu untuk 10 orang
                                   vi.     1 lemari arsip

c.    Tipe C
Harga Klinik                       : Rp 150.000,00
Spesifikasi                          : APOTEK  dengan opsional Praktek Dokter.
Harga tersebut berupa biaya set up fee, investasi medik, mini laboratorium, perizinan dan tidak termasuk mebeler, computer, renovasi/interior dan sarana penunjang promosi.
Fasilitas Standar                 :
                                       i.     Ruang tunggu
                                     ii.     Ruang Display Obat
                                   iii.     Ruang Obat
                                   iv.     Ruang Dokter (Opsional)
SDM                                   :
                                         i.            1-2 apoteker
                                       ii.            2 asisten apoteker
                                     iii.            1 tenaga administrasi
                                     iv.            1 bagian umum
                                       v.            dokter (opsional)
Ruangan dan Prasarana      :
                                       i.     Minimal 35 m2 (terdiri dari ruang tunggu/pendaftaran, ruang periksa,  toilet)
                                     ii.     AC (opsional)
                                   iii.     Wastafel
                                   iv.     Komputer dan jaringan internet
Mebeler                               :
                                       i.     1 meja dokter (opsional)
                                     ii.     1 bed periksa (opsional)
                                   iii.     1 lemari obat
                                   iv.     1 set etalase untuk display obat
                                     v.     Kursi tunggu untuk 10 orang
                                   vi.     1 lemari arsip

2.      Non-Paket
Harga                                      : Rp 600.000,00 dengan biaya opsional untuk set up ruangan
                                                 Mulai dari Rp 100.000,00
Spesifikasi                              : KLINIK PRATAMA atau KLINIK UTAMA
Harga tersebut berupa biaya set up fee, investasi medik, mini laboratorium, perizinan dan tidak termasuk mebeler, computer, renovasi/interior dan sarana penunjang promosi.
Fasilitas                                 :
                                       i.     Ruang pendaftaran/ Ruang tunggu
                                     ii.     Ruang administrasi
                                   iii.     Ruang konsul
                                   iv.     Ruang IGD
                                     v.     Ruang tindakan
                                   vi.     Ruang rawat inap yang memenuhi syarat
                                 vii.     Ruang pojok ASI
                               viii.     Ruang dokter
                                   ix.     Ruang farmasi
                                     x.     Ruang laboratorium
                                   xi.     Ruang dapur
SDM                                       :
                                       i.      6 dokter umum
                                     ii.      3 dokter spesialis
                                   iii.      8 perawat
                                   iv.      2 apoteker
                                     v.      3 ahli gizi
                                   vi.      2 tenaga administrasi
                                 vii.      4 pembantu umum
Prasarana                                 :
                                       i.      Instalasi sanitasi
                                     ii.      Instalasi listrik
                                   iii.      Pencegahan dan penanggulangan kebakaran
                                   iv.      Ambulans
                                     v.      Sistem gas medis
                                   vi.      Sistem tata udara
                                 vii.      Sistem pencahayaan
                               viii.      AC (opsional)
                                   ix.      Wastafel
                                     x.      Komputer dan jaringan internet
Mebeler                                   :
                                       i.      6 meja dokter
                                     ii.      6 bed periksa
                                   iii.      4 lemari obat
                                   iv.      1 meja frontliner
                                     v.      Kursi tunggu
                                   vi.      6 – 10 bed rawat inap
                                 vii.      6-10 almari rawat inap
                               viii.      12 kursi tunggu rawat inap

B.       Profit Sharing
1.      Paket
a.    3 % dari omset bagi pemilik tempat, 97 % bagi menejemen  untuk rawat jalan.
b.    3 % dari omset bagi pemilik tempat, 97 % bagi menejemen untuk rawat inap tanpa operasi.
c.    6 % dari omset bagi pemilik tempat, 94 % bagi menejemen  untuk rawat inap dengan operasi
2.      Non – Paket
a.    10 % dari omset bagi pemilik tempat, 90 % bagi menejemen  untuk rawat jalan.
b.    10 % dari omset bagi pemilik tempat, 90 % bagi menejemen untuk rawat inap tanpa operasi
c.    10 % dari omset bagi pemilik tempat, 90 % bagi menejemen untuk rawat inap dengan operasi

1 comment: